Once brewed, coffee may be presented in a variety of ways. Drip brewed, percolated or French pressed/cafetière coffee may be served with no additives or sugar (colloquially known as black) , or with either milk, cream, or both. When served cold, it is called iced coffee.
Apa rasanya?? Bagaimana merasakannya??
Kita takut untuk merasakannya karena hitam kelam dan akan persepsi orang ttg itu. Terlalu banyak persepsi orang tentang kopi. Bagiku, segelas kopi tanpa gula itu mantap.
Pahit. Hambar. Racun. Nikmat. Berbagai persepsi datang yang membuat kita semakin mengecap.
Pahit dan nikmatnya kopi bergantung dari kita sendiri. Terlalu banyak pemanis yang menjadi pengecoh dari rasa asli kopi itu sendiri. Orang mengatakan kopi itu pahit karena dia belum mendapatkan kenikmatan dari kopi itu. Orang mengatakan kopi itu manis karena dia belum jatuh ke dalam kepahitan itu.
Tak kupungkiri bahwa rasa kopi itu pahit tetapi makna dari kopi itu bukan hanya pahit tapi banyak makna dan rasa dari itu semua. Bukan hanya mengenai segelas kopi hitam tanpa gula saja tetapi sesuatu dibalik itu semua. Sesuatu yang lebih.
Temanku berkata bahwa saat dia bercemin dia selalu bertanya kepada cermin,"apakah yang terpantul cermin itu aku?" dan setiap orang akan menjawab,"ya itu elo la!". Bukan itu yang sebenarnya dia tanyakan. Dia bertanya lebih dari itu. Hanya 1 kalimat saja mempunyai banyak makna di dalamnya. Cermati baik-baik pertanyaan itu.
Saat aku benar-benar bercermin aku melihat diriku dan jiwaku. Aku percaya itu aku walaupun aku hanya melihat diriku sebatas cermin. Pertanyaan yang terus terlintas, "Apa yang telah aku lakukan? Apa ini yang aku mau? Apa ini jalan yang tepat? Apa ini diriku?" dan begitu banyak pertanyaan yang terlintas hanya karna 1 pertanyaan yaitu, "Apakah itu aku?". Bercerminlah dan tanya hal yang sama kepada cermin. Apabila kamu tau jawabannya beritau aku karena untukku, pertanyaan itu tak akan pernah ada jawabannya.
Seperti segelas kopi hitam tanpa gula. Aku tidak hanya membahas segelas kopi hitam tanpa gula. Aku ulangi sekali lagi ada sesuatu yang lebih dari 5 kata itu. Sesuatu yang mempunyai makna sangat dalam dari apa yang kita rasakan selama ini. Sesuatu yang benar-benar lebih dari banyak kata.
Aku mencium aromanya, aku memimumnya dan aku merasakannya. Tak jauh berbeda dengan sebuah cermin, apabila kita benar-benar melihat, akan begitu banyak pertanyaan dan makna. Seperti segelas kopi hitam tanpa gula yang apabila kita benar-benar merasakannya, akan banyak persepsi dan rasa yang timbul.
Bagaimana karakter dari Tuhan? begitu banyak persepsi yang orang buat mengenai Tuhan. Terlalu banyak. Sehingga persepsi itu timbul sendiri di pikiran kita menjadikan Tuhan hanya sebatas pemikiran kita. Hanya Tuhan sendiri yang tau bagaimana karakternya. Tuhan itu tetap suatu misteri terbesar bagi semua mahluk ciptaanNya. Mungkin terlalu jauh untuk membahas ttg Tuhan. Hal itu sama saja apabila kita menanyakan mengenai karakter dari seorang manusia atau seekor binatang. Setiap orang mempunyai pandangan tentang hal itu. Mungkin ada pengajaran mengenai karakter manusia dan pembahasan mengenai mahluk hidup lainnya tetapi yang perlu kita ketahui, mereka mempelajari hanya kulitnya saja tetap yang paling mengetahui karakter dari suatu mahluk/benda adalah mahluk/benda itu sendiri.
Banyak persepsi dari segelas kopi hitam tanpa gula. Persepsi setelah kita melihatnya dan persepsi setelah kita mengecapnya. Tidak ada persepsi yang salah atau benar karena itu semua hanya pembenaran dari sebuah rasa dan makna kopi itu sendiri. Dan yang tau rasa dan makna itu sendiri adalah kopi hitam tanpa gula itu sendiri.
Suatu kesederhanaan simpel yang dibuat segelas kopi hitam tanpa gula. Gula seperti pengecoh dari rasa asli kopi itu sendiri. Yang kita rasakan bukan kopi tapi gulanya. Pernahkah kita menerima kopi yang pahit itu apa adanya? Saat kita tau kopi itu pahit, kita bersumpah untuk tidak meminumnya dan mulai berpersepsi.
Setiap orang mulai berpersepsi dengan apa yang ada di dekatnya dan bahkan untuk dirinya sendiri. Suatu pembenaran untuk dirinya sendiri akan hal yang dia sukai ato dia tidak sukai. Orang berlomba-lomba untuk memberikan pemanis pada dirinya. Berlomba-lomba mencari pemanis itu hanya untuk kenikmatan lain tanpa melihat apa yang ada di dalamnya. Pemanis. Mengecoh rasa kopi hitam itu sendiri. Mengapa kita tidak mencoba menerima apa adanya rasa kopi hitam tanpa gula itu? Mungkin kita terlalu terlena dengan pemanis itu.
Segelas kopi hitam tanpa gula untukku adalah asli. Awal yang buruk tentunya saat pertama kali mencoba segelas kopi hitam tanpa gula. Kuambil gula dan mulai memasukkannya ke dalam segelas kopi itu. Bukan kenikmatan yang kudapatkan dan sungguh berbeda rasanya. Entah mengapa tetap kupesan kopi itu di hari-hari berikutnya. Telah kusiapkan diriku untuk meminum kopi pahit itu dan entah sejak kapan ada sesuatu yang alami di dalam kepahitan itu. Sesuatu berbeda yang kurasakan. Ada manis di dalam pahit itu. Ada pelajaran berharga di setiap kepahitan yang terjadi. Ada makna indah di setiap kepahitan yang ada. Pahit tetapi manis.
Segelas kopi hitam tanpa gula. Hidup adalah kopi itu dan gula adalah pengecohnya. Dibalik 2 makna kata itu ada 1 yang paling menentukan yaitu keinginan. Keinginan untuk membuat kopi itu pahit atau manis. Saat kamu merasa takut karena pahit yang orang-orang katakan, kamu mulai menambahkan gula agar kamu tidak merasakan pahit itu dan ada saatnya kamu mulai berani mengecap kepahitan dari kopi itu. Panas atau dingin kopi itu akan tetap sama rasanya.
Segelas kopi hitam tanpa gula. Hanya hitam pekat. Pahit. Apa itu benar-benar rasa kopi itu? Apa benar-benar itu rasanya? Rasakan dan nikmatilah!
Rasa pahit kopi itu tidak akan pernah hilang sampai kita tertawa karenanya, tertawa girang bahwa akhirnya kita menemukan manis di dalamnya. Manis tanpa pemanis. Murni tanpa buatan. Saat kita mulai menerima pahit kopi itu, kita akan mulai menyadari betapa manisnya pahit yang diberikan.
Apa arti segelas kopi tanpa gula untukmu? Pikirkan.
Monday, December 29, 2008
Sunday, December 28, 2008
friday night with life
jumat malam yang sebenernya hampir subuh dan sampai pagi.
kabur dari rumah seperti biasa hanya untuk nongkring ( nongkrong smoking ).
jalanan jakarta yang pada tengah malam sudah sepi, ditemani dengan air gerimis yang jatuh dari langit, aku bergumam indah.
dingin yang menusuk saat aku duduk diboncengan merasakan pahit dan indahnya duniaku.
merasakan anugerah yang maha kuasa menjadikan indah itu untukku.
mendengarkan kesunyian berbicara dengan keindahan.
Hatiku bernyanyi mengumandangkan indahnya malam.
Hatiku berbisik "malam ini yang kutunggu".
Bukan suatu malam yang spesial atau mahal. Bukan suatu malam yang eksklusif. Bukan suatu malam yang cerah. Bukan suatu malam yang riuh. Bukan suatu malam yang ramah.
Malam yang biasa. Malam yang kelam. Malam yang mendung. Malam penuh pertanyaan dan jawaban.
Pikiran ini terus melayang. Duduk di pinggir jalan ditemani dengan minuman itu, cemilan itu dan rokok itu. Awal sebuah malam ditemani dengan permainan kartu domino. Bermain sampai tertawa tanpa berpikir apa yang oranglain katakan. Selalu menjadi diri sendiri saat bersama mereka. Pemikiran selalu dihargai. Tidak perlu berbelit-belit menceritakan ini itu karena mereka sudah tau apa yang kurasakan. Kenaifan dan kemunafikan hilang saat bersama mereka. Tameng dan topeng terbuka seiring sirnanya beban yang ada. Mereka tau dan mengerti.
Bising kendaraan bermotor masih ada walaupun saat itu sudah jam 02.30 pagi. Tidak peduli mengenai esok hari yang akan datang. Tidak peduli seberapa susahnya esok hari. Kami hanya tau keindahan ini. Keindahan yang jarang bersama.
Cinta, kehidupan, seni dan agama mewarnai percakapan kami yang tidak biasanya serius. Kami jarang bertemu. Akhirnya kusadari kami sudah dewasa. Begitu banyak yang pertanyaan dan pernyataan yang kami lontarkan. Kami 1 jiwa dengan berbeda pola pikir. Kami menerima dan menghargai perbedaan itu. Kami 1 hati. Kekecewaan yang terjadi kepada orang-orang yang mangaku pengikut Tuhan. Memaksakan pemikiran mereka kepada oranglain dan mengatasnamakan apa yang mereka sebut kebenaran akan Tuhan. Kekecewaan yang terjadi karena perbedaan begitu banyak "simbol" yang berujung pada kekekalan dan kebahagiaan abadi.
Apa ini semua? Berujung pada suatu keinginan. Mengikuti semua peraturan tetapi ingin suatu timbal balik. Mengumandangkan kebenaran yang dia sendiri tidak mengerti apa itu kebenaran. Mereka bertanya, jadi "simbol" lo yang mana? Aku menjawab, tidak ada "simbol" yang aku tau aku hanya percaya Tuhan. Pertanyaan yang sering terjadi, mengapa aku percaya Dia? Jawabanku, jalanan ada yang mengatur sehingga membuat itu tentram sama saja seperti kehidupan. Kehidupan bisa berjalan seteratur itu pasti ada karena sesuatu. Sesuatu itu adalah Dia.
Hubungan dangkal dan pikiran cetek karena mengharapkan sebuah timbal balik. Menuruti semua perintahNya hanya karena mengharapkan sesuatu hal. Aku mencari sesuatu yang lebih. Aku mencari suatu hubungan yang lebih spesial dengan Nya tanpa menghiraukan pengorbanan dan imbalan yang akan Dia berikan. Entah apa dan bagaimana hubungan itu. Aku masih mencari.
Bagaimana seandainya Dia tidak memberikan semua harapan itu? Bagaimana seandainya surga dan neraka itu tidak ada? Bagaimana Dia tidak pernah mengorbankan diriNya? Apa kita akan tetap percaya dan tetap mengikut Dia?
Trauma dan sakit hati membawaku pada suatu pernyataan bahwa aku tak percaya pernikahan. Pernikahan didasarkan cinta dan apa cinta itu akan terus ada seumur hidup? Pernikahan berdasarkan cinta bisa bercerai. "cinta mempunyai kadaluarsa". Tak mengerti makna dari cinta itu karena aku sendiri merasakan akibat dari cinta. Cinta itu adalah perasaan. Seorang teman bilang, jangan pernah trauma oleh cinta karena nantinya yang dirasakan bukan cinta tapi ketakutan. Dia benar. Aku mencoba untuk percaya lagi dan mencoba untuk membangun komitmen akan cinta. Cinta tak ada yang abadi. Pernikahan bagiku hanya sebuah ritual akan persatuan 2 komitmen yang berbeda yang mempunyai kadaluarsanya sendiri. Dengan banyak cara merealisasikan kadaluarsa itu. Aku percaya cinta itu ada tapi tak mengerti cinta untuk hidupku.
Kehidupan menimbulkan banyak persepsi untukku dan untuk kami. Mereka bilang hidup itu penuh dengan sandiwara, hidup itu indah, hidup itu petualangan, hidup itu ujian, hidup itu masalah, hidup itu ini. Banyak sekali persepsi dan tidak ada yang salah. Bagiku, hidup itu penuh dengan filosofi, penuh dengan pertanyaan dan menimbulkan pernyataan. Temanku berkata, hidup itu akan semakin indah dengan berbagi dan tidak dibatasi dengan materi. Aku sangat setuju. Sekarang ini, hidup dinilai dengan materi. Hidup dibatasi dengan kebanggaan. Hidup adalah cita-cita. Hidup adalah pilihan. Hidup adalah indera. Bagiku, kehidupan dimulai saat kita dilahirkan, saat menangis pertama kali, saat paru-paru kita terbuka untuk menghirupkan udara dan kematian adalah titik akhir. Kita adalah kehidupan. Tak akan pernah habis.
Selama aku hidup, banyak sekali cerita yang terjadi. Setiap tahun adalah sebuah buku untukku. Tak pernah sedikitpun aku mendapatkan jawaban bagaimana aku bisa menerima harga sebuah buku itu. Bagaimana aku dapat menerima kegagalan dari setiap cerita. Bagaimana aku dapat mengikhlaskan akhir dari buku itu. Bagaimana aku dapat mengikhlaskan bahwa buku itu milikku. Menerima dan mengikhlaskan.
kabur dari rumah seperti biasa hanya untuk nongkring ( nongkrong smoking ).
jalanan jakarta yang pada tengah malam sudah sepi, ditemani dengan air gerimis yang jatuh dari langit, aku bergumam indah.
dingin yang menusuk saat aku duduk diboncengan merasakan pahit dan indahnya duniaku.
merasakan anugerah yang maha kuasa menjadikan indah itu untukku.
mendengarkan kesunyian berbicara dengan keindahan.
Hatiku bernyanyi mengumandangkan indahnya malam.
Hatiku berbisik "malam ini yang kutunggu".
Bukan suatu malam yang spesial atau mahal. Bukan suatu malam yang eksklusif. Bukan suatu malam yang cerah. Bukan suatu malam yang riuh. Bukan suatu malam yang ramah.
Malam yang biasa. Malam yang kelam. Malam yang mendung. Malam penuh pertanyaan dan jawaban.
Pikiran ini terus melayang. Duduk di pinggir jalan ditemani dengan minuman itu, cemilan itu dan rokok itu. Awal sebuah malam ditemani dengan permainan kartu domino. Bermain sampai tertawa tanpa berpikir apa yang oranglain katakan. Selalu menjadi diri sendiri saat bersama mereka. Pemikiran selalu dihargai. Tidak perlu berbelit-belit menceritakan ini itu karena mereka sudah tau apa yang kurasakan. Kenaifan dan kemunafikan hilang saat bersama mereka. Tameng dan topeng terbuka seiring sirnanya beban yang ada. Mereka tau dan mengerti.
Bising kendaraan bermotor masih ada walaupun saat itu sudah jam 02.30 pagi. Tidak peduli mengenai esok hari yang akan datang. Tidak peduli seberapa susahnya esok hari. Kami hanya tau keindahan ini. Keindahan yang jarang bersama.
Cinta, kehidupan, seni dan agama mewarnai percakapan kami yang tidak biasanya serius. Kami jarang bertemu. Akhirnya kusadari kami sudah dewasa. Begitu banyak yang pertanyaan dan pernyataan yang kami lontarkan. Kami 1 jiwa dengan berbeda pola pikir. Kami menerima dan menghargai perbedaan itu. Kami 1 hati. Kekecewaan yang terjadi kepada orang-orang yang mangaku pengikut Tuhan. Memaksakan pemikiran mereka kepada oranglain dan mengatasnamakan apa yang mereka sebut kebenaran akan Tuhan. Kekecewaan yang terjadi karena perbedaan begitu banyak "simbol" yang berujung pada kekekalan dan kebahagiaan abadi.
Apa ini semua? Berujung pada suatu keinginan. Mengikuti semua peraturan tetapi ingin suatu timbal balik. Mengumandangkan kebenaran yang dia sendiri tidak mengerti apa itu kebenaran. Mereka bertanya, jadi "simbol" lo yang mana? Aku menjawab, tidak ada "simbol" yang aku tau aku hanya percaya Tuhan. Pertanyaan yang sering terjadi, mengapa aku percaya Dia? Jawabanku, jalanan ada yang mengatur sehingga membuat itu tentram sama saja seperti kehidupan. Kehidupan bisa berjalan seteratur itu pasti ada karena sesuatu. Sesuatu itu adalah Dia.
Hubungan dangkal dan pikiran cetek karena mengharapkan sebuah timbal balik. Menuruti semua perintahNya hanya karena mengharapkan sesuatu hal. Aku mencari sesuatu yang lebih. Aku mencari suatu hubungan yang lebih spesial dengan Nya tanpa menghiraukan pengorbanan dan imbalan yang akan Dia berikan. Entah apa dan bagaimana hubungan itu. Aku masih mencari.
Bagaimana seandainya Dia tidak memberikan semua harapan itu? Bagaimana seandainya surga dan neraka itu tidak ada? Bagaimana Dia tidak pernah mengorbankan diriNya? Apa kita akan tetap percaya dan tetap mengikut Dia?
Trauma dan sakit hati membawaku pada suatu pernyataan bahwa aku tak percaya pernikahan. Pernikahan didasarkan cinta dan apa cinta itu akan terus ada seumur hidup? Pernikahan berdasarkan cinta bisa bercerai. "cinta mempunyai kadaluarsa". Tak mengerti makna dari cinta itu karena aku sendiri merasakan akibat dari cinta. Cinta itu adalah perasaan. Seorang teman bilang, jangan pernah trauma oleh cinta karena nantinya yang dirasakan bukan cinta tapi ketakutan. Dia benar. Aku mencoba untuk percaya lagi dan mencoba untuk membangun komitmen akan cinta. Cinta tak ada yang abadi. Pernikahan bagiku hanya sebuah ritual akan persatuan 2 komitmen yang berbeda yang mempunyai kadaluarsanya sendiri. Dengan banyak cara merealisasikan kadaluarsa itu. Aku percaya cinta itu ada tapi tak mengerti cinta untuk hidupku.
Kehidupan menimbulkan banyak persepsi untukku dan untuk kami. Mereka bilang hidup itu penuh dengan sandiwara, hidup itu indah, hidup itu petualangan, hidup itu ujian, hidup itu masalah, hidup itu ini. Banyak sekali persepsi dan tidak ada yang salah. Bagiku, hidup itu penuh dengan filosofi, penuh dengan pertanyaan dan menimbulkan pernyataan. Temanku berkata, hidup itu akan semakin indah dengan berbagi dan tidak dibatasi dengan materi. Aku sangat setuju. Sekarang ini, hidup dinilai dengan materi. Hidup dibatasi dengan kebanggaan. Hidup adalah cita-cita. Hidup adalah pilihan. Hidup adalah indera. Bagiku, kehidupan dimulai saat kita dilahirkan, saat menangis pertama kali, saat paru-paru kita terbuka untuk menghirupkan udara dan kematian adalah titik akhir. Kita adalah kehidupan. Tak akan pernah habis.
Selama aku hidup, banyak sekali cerita yang terjadi. Setiap tahun adalah sebuah buku untukku. Tak pernah sedikitpun aku mendapatkan jawaban bagaimana aku bisa menerima harga sebuah buku itu. Bagaimana aku dapat menerima kegagalan dari setiap cerita. Bagaimana aku dapat mengikhlaskan akhir dari buku itu. Bagaimana aku dapat mengikhlaskan bahwa buku itu milikku. Menerima dan mengikhlaskan.
12 Juni 2008
Sempet keinget ma gue ttg apa yang terjadi pada 12 Juni 2008. Dan akan selalu gue ingat. 1 hari kebahagiaan yang selalu diberikan. Kesusahan yang selalu dibagi.
tanggal 12 juni itu ada reunian di rumah gue. Awalnya gue pikir bakal ga asoy jadi gue rada setengah2 ngejalananinnya palagi gue ketua panitia. Ternyata gue salah!! itu acara asli dah seru bgt!! gue bener2 keinget ma temen2 smp gue!! kgk berubah kelakuannya wlwpun udah SMA! keren bgt!! ga bakal gue lupain bgt!! awalnya si makan2,standard! trus ada BBQ dan tiba2 si ungke angkat ciho trus diceburin ke kolam renang!! haha.. sinting bgt!! trus setelah itu sasarannya gue! ada2 aja dah! gue diangkat trus diceburin! dan akhirnya abis itu semuanya kecebur!! hahaha... dan semua bajunya kering di badan! seru banget!! hihihi...
Ada beberapa yg udah pulang jadinya tinggal gue,jason,junior,ghiz,hebeng,semmy,joey,beben ma patrick sempet ngeberesin dulu trus kita ngobrol2 gt ampe tengah malem. ngobrolin banyak banget ttg masa2 SMP dulu trus nanya pada mau kuliah dmn dan semuanyala. gue bener2 bersyukur pernah SMP disana. Klo gue ga sekolah disana gue pasti bener2 ga tau apa yg namanya susah. Mereka ngajarin gue banyak hal bgt. Ada temen gue yg ga bisa lanjutin kuliah karena ga ada biaya tp ko bisa ya dia ketawa seneng kyk ga ada beban?? sedangkan gue,kuliah bisa tp ttp aja ngeluh. Manusia ga punya impian yang limited. Kemauan manusia itu unlimited. Dari reunian itu gue menyadari apa yg udah lama gue sadari tp telah terlupakan oleh gue.
i love u guys!! a lot!!
tanggal 12 juni itu ada reunian di rumah gue. Awalnya gue pikir bakal ga asoy jadi gue rada setengah2 ngejalananinnya palagi gue ketua panitia. Ternyata gue salah!! itu acara asli dah seru bgt!! gue bener2 keinget ma temen2 smp gue!! kgk berubah kelakuannya wlwpun udah SMA! keren bgt!! ga bakal gue lupain bgt!! awalnya si makan2,standard! trus ada BBQ dan tiba2 si ungke angkat ciho trus diceburin ke kolam renang!! haha.. sinting bgt!! trus setelah itu sasarannya gue! ada2 aja dah! gue diangkat trus diceburin! dan akhirnya abis itu semuanya kecebur!! hahaha... dan semua bajunya kering di badan! seru banget!! hihihi...
Ada beberapa yg udah pulang jadinya tinggal gue,jason,junior,ghiz,hebeng,semmy,joey,beben ma patrick sempet ngeberesin dulu trus kita ngobrol2 gt ampe tengah malem. ngobrolin banyak banget ttg masa2 SMP dulu trus nanya pada mau kuliah dmn dan semuanyala. gue bener2 bersyukur pernah SMP disana. Klo gue ga sekolah disana gue pasti bener2 ga tau apa yg namanya susah. Mereka ngajarin gue banyak hal bgt. Ada temen gue yg ga bisa lanjutin kuliah karena ga ada biaya tp ko bisa ya dia ketawa seneng kyk ga ada beban?? sedangkan gue,kuliah bisa tp ttp aja ngeluh. Manusia ga punya impian yang limited. Kemauan manusia itu unlimited. Dari reunian itu gue menyadari apa yg udah lama gue sadari tp telah terlupakan oleh gue.
i love u guys!! a lot!!
do we still using our logic?
Kadang-kadang kenyataan dan logika ngga pernah sejalan dan hanya banyak omongan kosong yang justru terjadi mangatasnamakan pemikiran logika.
Apa hanya untuk berpikir logika mempunyai sebuah persepi?
Apa logika itu mempunyai banyak sisi yang harus dipikirkan juga?
Orang menghumbar untuk memakai logika tetapi apa logika itu dipakai dalam kehidupan sehari-hari?? Apa dengan logika melahirkan suatu kenyataan yg lebih indah? Menurutku tidak. Logika dari pandanganku sendiri adalah suatu pola pikir yg dipakai untuk mencapai sesuatu hasil terbaik yang dapat direalisasikan ke dalam kehidupan riil tanpa tersangkutpaut dengan konflik dan keinginan hati.
Kenyataan yang berlaku terkadang bukan dari apa yang dilogikakan tetapi berdasarkan konflik yang terjadi dan keinginan hati. Di hari peringatan pernikahan seharusnya menjadi hari yang indah tapi semua itu hanya mimpi yang pada hari ini tidak mungkin terjadi. Seorang istri lebih mementingkan urusan lain yang sebenarnya bisa dilakukan daritadi atau besok atau di lain waktu selain jam ini daripada makan bersama keluarga tepat waktu tanpa terganggu.
Logika tidak terpakai tapi keegoan hati mencuat hati. Aku tak melarang ego karena semua manusia mempunyai ego tapi yang aku minta hanya mencoba meminimalis itu dan bisa sedikit saja menggunakan logika. Jam setengah 9 malam dan baru saja berangkat untuk makan keluarga karena sang istri sibuk mengurusi urusan lain. Berulang kali kubilang urusan lain. Ratusan kali dan kalau perlu ribuan kali kukatakan itu urusan lain.
Apa hanya untuk berpikir logika mempunyai sebuah persepi?
Apa logika itu mempunyai banyak sisi yang harus dipikirkan juga?
Orang menghumbar untuk memakai logika tetapi apa logika itu dipakai dalam kehidupan sehari-hari?? Apa dengan logika melahirkan suatu kenyataan yg lebih indah? Menurutku tidak. Logika dari pandanganku sendiri adalah suatu pola pikir yg dipakai untuk mencapai sesuatu hasil terbaik yang dapat direalisasikan ke dalam kehidupan riil tanpa tersangkutpaut dengan konflik dan keinginan hati.
Kenyataan yang berlaku terkadang bukan dari apa yang dilogikakan tetapi berdasarkan konflik yang terjadi dan keinginan hati. Di hari peringatan pernikahan seharusnya menjadi hari yang indah tapi semua itu hanya mimpi yang pada hari ini tidak mungkin terjadi. Seorang istri lebih mementingkan urusan lain yang sebenarnya bisa dilakukan daritadi atau besok atau di lain waktu selain jam ini daripada makan bersama keluarga tepat waktu tanpa terganggu.
Logika tidak terpakai tapi keegoan hati mencuat hati. Aku tak melarang ego karena semua manusia mempunyai ego tapi yang aku minta hanya mencoba meminimalis itu dan bisa sedikit saja menggunakan logika. Jam setengah 9 malam dan baru saja berangkat untuk makan keluarga karena sang istri sibuk mengurusi urusan lain. Berulang kali kubilang urusan lain. Ratusan kali dan kalau perlu ribuan kali kukatakan itu urusan lain.
Friday, December 26, 2008
i call my self a free thinker!
finally i know where's my mind took me!
not an atheism and not a religious.
i am a free thinker!
last saturday, i found the answer where it goes.
sempet berasa orderan sepi waktu itu krn ga ada tmen asik buat malmingan jadinya pasrah aja buat di rumah ntn bola indo lwn thai. udah lmyn seru di rumah tp tiba2 bang dani ma bang yusuf ngajakin pegi ntn madagaskar 2 ( gue lg pengen bgt ntn tu film) ntn nya mid nite! jadi, buat nunggu tu film, gue ma mereka nongkrong di oh lala sarinah dan gue berani untuk bertanya apa yg membuat mereka yakin advent itu benar. Ngobrol banyak gue waktu itu dan gue mencurahkan apa yg gue rasa skrg2 ini.
They've been there dan itu membuat gue tersentak dan merasa cukup senang. Intinya, mereka bisa yakin begini karena awalnya mereka berusaha mengislamkan ibu mereka dan mereka terus mencari. Mencari sebuah pembenaran dari ini semua yg membuat adanya perbedaan itu. Karena pencarian itu, membuat mereka lari dari jalur dan singkat cerita mereka menjadi yakin bgt dgn yg mereka jalani sekarang.
Gue ga yakin gue bisa seperti mereka yg ujungnya mendapatkan jawaban itu. Dan karena mereka, gue tau bahwa pemikiran seperti yg gue rasakan adalah seorang yg FREE THINKER!
Perjalanan panjang tahun ini yg ngebuat gue makin deket ma ci dini ( kaka ketiga gue). Banyak permasalahan yg gue alamin ngebuat gue makin deket ma ci dini. Banyak kata dan pemikiran yg ngebuat gue makin deket ma ci dini dan skrg jadi deket banget. Bisa dibilang pemikiran kami kurang lebih sama dan apa yg kami rasakan kurang lebih sama. Thx to her that she always be here on time. Always.
Free thinker is not an atheism. I still believe in GOD of course but i just dont want disturbing Him with all of my problems and for now, i just too tired with all the rules He has made or the humans made. Life has a lot of philosophies. I google it and i found what a free thinker means and it all the same with i am thinking. This is a result for my searching and i searched it from yahoo. Check it out :
Free Thinkers
We are not a religion.We are a Philosophy and a Way of Life.
We come from all religions and all walks of life.
Some rich, some poor,Some highly educated, some only with our best intentions.
I hope all of you understand what is the meaning of what i'm thinking. This is what i'm thinking for now. I don't ask for your speech i just need your understanding cause sometimes we need to ask for what we're doing and what we're believing now.
Thanks for all refreshments and for GOD : " I'm sorry, Please forgive me. Maybe this is a wrong way but as You know, i'm still believing and i know You still there but i just need a break for awhile from many rules that You and Your believers has made."
not an atheism and not a religious.
i am a free thinker!
last saturday, i found the answer where it goes.
sempet berasa orderan sepi waktu itu krn ga ada tmen asik buat malmingan jadinya pasrah aja buat di rumah ntn bola indo lwn thai. udah lmyn seru di rumah tp tiba2 bang dani ma bang yusuf ngajakin pegi ntn madagaskar 2 ( gue lg pengen bgt ntn tu film) ntn nya mid nite! jadi, buat nunggu tu film, gue ma mereka nongkrong di oh lala sarinah dan gue berani untuk bertanya apa yg membuat mereka yakin advent itu benar. Ngobrol banyak gue waktu itu dan gue mencurahkan apa yg gue rasa skrg2 ini.
They've been there dan itu membuat gue tersentak dan merasa cukup senang. Intinya, mereka bisa yakin begini karena awalnya mereka berusaha mengislamkan ibu mereka dan mereka terus mencari. Mencari sebuah pembenaran dari ini semua yg membuat adanya perbedaan itu. Karena pencarian itu, membuat mereka lari dari jalur dan singkat cerita mereka menjadi yakin bgt dgn yg mereka jalani sekarang.
Gue ga yakin gue bisa seperti mereka yg ujungnya mendapatkan jawaban itu. Dan karena mereka, gue tau bahwa pemikiran seperti yg gue rasakan adalah seorang yg FREE THINKER!
Perjalanan panjang tahun ini yg ngebuat gue makin deket ma ci dini ( kaka ketiga gue). Banyak permasalahan yg gue alamin ngebuat gue makin deket ma ci dini. Banyak kata dan pemikiran yg ngebuat gue makin deket ma ci dini dan skrg jadi deket banget. Bisa dibilang pemikiran kami kurang lebih sama dan apa yg kami rasakan kurang lebih sama. Thx to her that she always be here on time. Always.
Free thinker is not an atheism. I still believe in GOD of course but i just dont want disturbing Him with all of my problems and for now, i just too tired with all the rules He has made or the humans made. Life has a lot of philosophies. I google it and i found what a free thinker means and it all the same with i am thinking. This is a result for my searching and i searched it from yahoo. Check it out :
Free Thinkers
We are not a religion.We are a Philosophy and a Way of Life.
We come from all religions and all walks of life.
Some rich, some poor,Some highly educated, some only with our best intentions.
I hope all of you understand what is the meaning of what i'm thinking. This is what i'm thinking for now. I don't ask for your speech i just need your understanding cause sometimes we need to ask for what we're doing and what we're believing now.
Thanks for all refreshments and for GOD : " I'm sorry, Please forgive me. Maybe this is a wrong way but as You know, i'm still believing and i know You still there but i just need a break for awhile from many rules that You and Your believers has made."
Friday, December 19, 2008
Another Fight
i miss the day before many days like this. hate it! pernahkah kamu ngerasa disaat ngga punya siapa2 dan disaat ga tau harus berbuat apa. bener2 ga tau. Semuanya pergi, hilang seperti ada angin topan yang membawanya pergi. Takut untuk mencurahkan karena orang hanya bisa menghakimi seolah-olah dia yang paling benar.
Semuanya sekarang mempunyai analogi yg tak bisa kumengerti. Perasaan takut buat percaya lagi sama orang karena mereka tidak akan pernah mengerti. orang yg kukira bisa mengerti ternyata tidak bisa mengerti. Manusia memang mahluk sosial yang membutuhkan oranglain tetapi terkadang lebih baik memendam semuanya sendiri. lebih indah percaya sama diriku sendiri karena tidak perlu menuntut orglain untuk mengerti.
Kesendirian yang kuperlu. Sekuat tenaga memendam segalanya. Sekuat tenaga tidak mikirin itu semua. Menghisap asap, mengeluarkannya dan melihat segalanya berbayang dengan duduk dalam kesendirian bisa jadi pelampiasan sekaligus obat sampai suatu saat ada orang yg benar2 bisa mengerti walaupun sedikit, sampai ada orang yang bisa memandang dari banyak sisi, sampai orang mengerti bahwa koin mempunyai 2 sisi yang berbeda.
Sekarang bukan kata2 atau nasihat yang kuinginkan dari orglain tapi saat2 saling mendengarkan. Tidak perlu sibuk mencari solusi, yang aku perlu hanya telinga dan mata yang menyimak. Hanya itu. Seperti perumpaan suatu keluarga. Seorang suami yang curiga kepada istrinya karena perselingkuhan dan sibuk mencari pria itu sedangkan sang istri sibuk dengan kekasih gelapnya dan berusaha menutupi itu semua.
Mereka tidak peduli bahwa ada yang harus lebih diperhatikan dibandingkan dengan kesibukkan mereka. Seseorang dan anugerah yang biasa disebut anak. Bukan materi yang dapat memuaskan anak itu. Kasih sayang. Mereka sibuk sedangkan anaknya sakit. Anaknya sakit, mereka tetap sibuk. Anaknya menyimpang, mereka menyalahi si anak dan kembali sibuk. Anaknya mulai bertanya, mereka terdiam dan sibuk lagi. Mereka terus sibuk tanpa melihat suatu perkembangan dan perubahan dari sekeliling terutama dari buah cinta mereka sendiri. Buah cinta mereka yang lama2 tenggelam dalam pemikirannya sama seperti cinta mereka yang tenggelam dalam pemikirannya.
Komitmen dan prinsip yang pada awalnya mereka susun dengan rapih menjadi awal dari sebuah buku yang mereka tulis tetapi tidak pernah sampai ke titik akhir. Sebuah klimaks kebahagiaan yang diimpikan pun tidak pernah datang karena sebuah prinsip yang salah. Tanggapan orang yang mereka khawatirkan. Selalu ingin dilihat berjalan lurus. Terlihat kuat tetapi ternyata rapuh. Terlihat sangat bahagia tetapi saling membenci. Terlihat begitu kokoh tetapi goyah. Hanya topeng dan tameng.
Semuanya sekarang mempunyai analogi yg tak bisa kumengerti. Perasaan takut buat percaya lagi sama orang karena mereka tidak akan pernah mengerti. orang yg kukira bisa mengerti ternyata tidak bisa mengerti. Manusia memang mahluk sosial yang membutuhkan oranglain tetapi terkadang lebih baik memendam semuanya sendiri. lebih indah percaya sama diriku sendiri karena tidak perlu menuntut orglain untuk mengerti.
Kesendirian yang kuperlu. Sekuat tenaga memendam segalanya. Sekuat tenaga tidak mikirin itu semua. Menghisap asap, mengeluarkannya dan melihat segalanya berbayang dengan duduk dalam kesendirian bisa jadi pelampiasan sekaligus obat sampai suatu saat ada orang yg benar2 bisa mengerti walaupun sedikit, sampai ada orang yang bisa memandang dari banyak sisi, sampai orang mengerti bahwa koin mempunyai 2 sisi yang berbeda.
Sekarang bukan kata2 atau nasihat yang kuinginkan dari orglain tapi saat2 saling mendengarkan. Tidak perlu sibuk mencari solusi, yang aku perlu hanya telinga dan mata yang menyimak. Hanya itu. Seperti perumpaan suatu keluarga. Seorang suami yang curiga kepada istrinya karena perselingkuhan dan sibuk mencari pria itu sedangkan sang istri sibuk dengan kekasih gelapnya dan berusaha menutupi itu semua.
Mereka tidak peduli bahwa ada yang harus lebih diperhatikan dibandingkan dengan kesibukkan mereka. Seseorang dan anugerah yang biasa disebut anak. Bukan materi yang dapat memuaskan anak itu. Kasih sayang. Mereka sibuk sedangkan anaknya sakit. Anaknya sakit, mereka tetap sibuk. Anaknya menyimpang, mereka menyalahi si anak dan kembali sibuk. Anaknya mulai bertanya, mereka terdiam dan sibuk lagi. Mereka terus sibuk tanpa melihat suatu perkembangan dan perubahan dari sekeliling terutama dari buah cinta mereka sendiri. Buah cinta mereka yang lama2 tenggelam dalam pemikirannya sama seperti cinta mereka yang tenggelam dalam pemikirannya.
Komitmen dan prinsip yang pada awalnya mereka susun dengan rapih menjadi awal dari sebuah buku yang mereka tulis tetapi tidak pernah sampai ke titik akhir. Sebuah klimaks kebahagiaan yang diimpikan pun tidak pernah datang karena sebuah prinsip yang salah. Tanggapan orang yang mereka khawatirkan. Selalu ingin dilihat berjalan lurus. Terlihat kuat tetapi ternyata rapuh. Terlihat sangat bahagia tetapi saling membenci. Terlihat begitu kokoh tetapi goyah. Hanya topeng dan tameng.
Wednesday, December 17, 2008
drama
Actually, i dont like drama but i can't deny life is drama. Full of drama queen.
i just watched the proposal for the mariage on youtube and it was so amazing! i always thinking about who will be a friend of mine til the rest of my life (read : husband). a romantic proposal that everyone wanted. a romantic proposal for me?? i dont have any idea but....
Dipikiran gue skrg si somehing dont spend much money but it affordable and unforgetable of course. hmm.. Dia ngajak gue makan malam di taman rumahnya bedua ato tiba2 dia ngajak gue makan di puncak dengan pemandangan yang indah beserta lampu2 yg kece trus pasang lagu dari hp, kita makan malem yg dia bikin sendiri ato cmn fastfood ato sesuatu yg sehari2 dimakanla yg pasti bukan sesuatu yg tralu mewah tapi sesuatu yg sederhana aja, abis makan dia ngajak gue dansa trus tiba di 1 lagu kita, dia bilang betapa cintanya dia ma gue, betapa dia ga mau kehilangan gue, gue adalah dunia dia trus dia nyium gue di kening trus ke hidung trus cium bibir gue dan tiba2 dia belutut dengan 1 kaki trus bilang dia pengen punya anak dari gue, membina rumah tangga ma gue dan dia pengen ampe matipun ma gue dan dia ambil sesuatu di kantongnya, ada sebuah kotak kecil, waktu dibuka isinya cincin berlian dan dia bilang, " ega, i really really do to marry you, will u marry me?" and i'll say "i really do to marry you". for me, that's the best and romantic proposal. gila! enak bgt ngayal kyk gt! senanggnyyaaa....
romantis buat gue bukan berarti mahal dan surprise. romantis buat gue dari hal kecil aja sperti bilang good morning, have a nice day, happy wednesday ato ucapan2 laen yg sebenernya ga penting tp itu udah bisa bikin gue wew, trus dia kirim gue 1 sms singkat yang isinya cmn "i love you" ato "aku lapaer" ato "makan yok" ato "i miss you" ato sms2 sejenisnyala. itu pasti perfect bgt buat gue!
Disaat gue nongkring bareng, tiba2 dia nyium pipi gue di depan umum smbil bisikin ke gue "aku sayang kamu". ga usah sms all day long tp gue cmn pengen sms2 singkat yg pendek,cuek tp mewarnai hari gue contohnya "hey, barusan cacing di perut kamu nelpon aku katanya minta ketoprak", hanya se simple itu tp dia nyuruh gue buat makan ga perlu dengan "sayang,kamu makan gih ntar sakit lho!". ga perlu kyk gt. simple but funny. bisa juga kyk gini "selamat hari selasa ega, awas nginjek tai kucing ntar klo keinjek bau lho". mnrt banyk org mungkin ga penting bgt tp buat gue penting krn sms itu made my day.
freak but deep?? bisa dbilang bgitu kali. klo malem mingguan kadang2 dia ke rumah gue trus ntn extravaganza ato ga ngajak ade gue makan mcD bentar ato ga bawain pizza buat emak bapak gue ato klo mau pegi bdua ke tmpt yg asik buat nongkring dan akan lebih perfect klo dia sehobi kyk gue yaitu travelling. that's the perfect love to me! cheap but affordable and freak but deep.
who will be the Mr. A+ for me??
i just watched the proposal for the mariage on youtube and it was so amazing! i always thinking about who will be a friend of mine til the rest of my life (read : husband). a romantic proposal that everyone wanted. a romantic proposal for me?? i dont have any idea but....
Dipikiran gue skrg si somehing dont spend much money but it affordable and unforgetable of course. hmm.. Dia ngajak gue makan malam di taman rumahnya bedua ato tiba2 dia ngajak gue makan di puncak dengan pemandangan yang indah beserta lampu2 yg kece trus pasang lagu dari hp, kita makan malem yg dia bikin sendiri ato cmn fastfood ato sesuatu yg sehari2 dimakanla yg pasti bukan sesuatu yg tralu mewah tapi sesuatu yg sederhana aja, abis makan dia ngajak gue dansa trus tiba di 1 lagu kita, dia bilang betapa cintanya dia ma gue, betapa dia ga mau kehilangan gue, gue adalah dunia dia trus dia nyium gue di kening trus ke hidung trus cium bibir gue dan tiba2 dia belutut dengan 1 kaki trus bilang dia pengen punya anak dari gue, membina rumah tangga ma gue dan dia pengen ampe matipun ma gue dan dia ambil sesuatu di kantongnya, ada sebuah kotak kecil, waktu dibuka isinya cincin berlian dan dia bilang, " ega, i really really do to marry you, will u marry me?" and i'll say "i really do to marry you". for me, that's the best and romantic proposal. gila! enak bgt ngayal kyk gt! senanggnyyaaa....
romantis buat gue bukan berarti mahal dan surprise. romantis buat gue dari hal kecil aja sperti bilang good morning, have a nice day, happy wednesday ato ucapan2 laen yg sebenernya ga penting tp itu udah bisa bikin gue wew, trus dia kirim gue 1 sms singkat yang isinya cmn "i love you" ato "aku lapaer" ato "makan yok" ato "i miss you" ato sms2 sejenisnyala. itu pasti perfect bgt buat gue!
Disaat gue nongkring bareng, tiba2 dia nyium pipi gue di depan umum smbil bisikin ke gue "aku sayang kamu". ga usah sms all day long tp gue cmn pengen sms2 singkat yg pendek,cuek tp mewarnai hari gue contohnya "hey, barusan cacing di perut kamu nelpon aku katanya minta ketoprak", hanya se simple itu tp dia nyuruh gue buat makan ga perlu dengan "sayang,kamu makan gih ntar sakit lho!". ga perlu kyk gt. simple but funny. bisa juga kyk gini "selamat hari selasa ega, awas nginjek tai kucing ntar klo keinjek bau lho". mnrt banyk org mungkin ga penting bgt tp buat gue penting krn sms itu made my day.
freak but deep?? bisa dbilang bgitu kali. klo malem mingguan kadang2 dia ke rumah gue trus ntn extravaganza ato ga ngajak ade gue makan mcD bentar ato ga bawain pizza buat emak bapak gue ato klo mau pegi bdua ke tmpt yg asik buat nongkring dan akan lebih perfect klo dia sehobi kyk gue yaitu travelling. that's the perfect love to me! cheap but affordable and freak but deep.
who will be the Mr. A+ for me??
Thursday, December 11, 2008
being a jerk (read : judges)
Orang cmn bisanya ngomong ini, ngomong itu, tapi ga tau kenyataannya. itu dia sebab dari judul gue itu. mungkin emang gue yg being a jerk tapi gue memegang suatu prinsip yg diajarkan secara tdk lgsg oleh ibu gue, yaitu : kalo orang lagi down, jangan bikin dia semakin down tapi rangkul dia. gue cukup berterima kasih udah mengajarkan gue banyak hal tapi semua serasa kebohongan besar.
Ntah kenapa, sering bgt gue bertanya :
Dmn kodrat dari sebuah keluarga yg bisa memusuhi satu sama lain? dan lebih percaya dengan orglain?? Apakah itu sebuah kecapan yang salah? Tak ada arti sebuah kebersamaan yang lama.
She still down and they keep pushing and judging her. where they put their brain? she is their sister. Why cant they believe their one blood sister from the same mom and dad. It's just not fair for her. yea, she was the trouble maker but when she wants to be changed but nobody believe. Most of us maybe still or keep doing it on your family but please use your logic, what will happen if yourself on that situation?? Another problem is about judging. Banyak org dan termasuk gue secara sadar ato ga sadar sering banget yang namanya "ngejudge" tanpa pernah berpikir bagaimana kalau kita ada di posisi itu. Think before you speak or act. Just set your mind and feel free to say : "it's been years we're not staying in one roof so, just shut the hell up cause u don't know even 1 fucking mm about me!!". say that for all "judges". Don't let those judges disturb you. That's the rules.
Another problem is my very very bestfriend (read : another judge).
Her name is "O". She knows about all the problems include my issue. We have a very lot in commons. She isn't accept it and go with the wind like another jerk. She is gone and i try so hard to accept it. When i'm feel so down and the burden surrounds me, she left. So hard to awake from all the great memories with her. I just want to say thanks. You said you fail but for me bestfriend never fail. Sorry for the great issue. I just can't handle it so i decide to tell you. You said you're sorry, i forgive you but i can't make this relation like before. I still love you my sister and i will always do. I'm sorry to dispointing you. Thanks for good and bad memories. See you on the next life.
Ntah kenapa, sering bgt gue bertanya :
Dmn kodrat dari sebuah keluarga yg bisa memusuhi satu sama lain? dan lebih percaya dengan orglain?? Apakah itu sebuah kecapan yang salah? Tak ada arti sebuah kebersamaan yang lama.
She still down and they keep pushing and judging her. where they put their brain? she is their sister. Why cant they believe their one blood sister from the same mom and dad. It's just not fair for her. yea, she was the trouble maker but when she wants to be changed but nobody believe. Most of us maybe still or keep doing it on your family but please use your logic, what will happen if yourself on that situation?? Another problem is about judging. Banyak org dan termasuk gue secara sadar ato ga sadar sering banget yang namanya "ngejudge" tanpa pernah berpikir bagaimana kalau kita ada di posisi itu. Think before you speak or act. Just set your mind and feel free to say : "it's been years we're not staying in one roof so, just shut the hell up cause u don't know even 1 fucking mm about me!!". say that for all "judges". Don't let those judges disturb you. That's the rules.
Another problem is my very very bestfriend (read : another judge).
Her name is "O". She knows about all the problems include my issue. We have a very lot in commons. She isn't accept it and go with the wind like another jerk. She is gone and i try so hard to accept it. When i'm feel so down and the burden surrounds me, she left. So hard to awake from all the great memories with her. I just want to say thanks. You said you fail but for me bestfriend never fail. Sorry for the great issue. I just can't handle it so i decide to tell you. You said you're sorry, i forgive you but i can't make this relation like before. I still love you my sister and i will always do. I'm sorry to dispointing you. Thanks for good and bad memories. See you on the next life.
Subscribe to:
Comments (Atom)
