Ucapan halus menjadi teriakan.
Senyum tipis menjadi tangisan.
Kekuatan terkikis perlahan.
Berdiri tegak dan tertunduk.
Terus bertanya mengapa waktu berputar mengarah kepada aku?
Mengapa pada saat berada di aku-aku yang lain, waktu dapat berhenti sejenak?
Jarum itu berhenti mengarah kepadaku seakan aku penjahat yang harus dihukum.
Memberikan pacungnya kepadaku sehinga aku hanya bisa menerima tanpa berargumen.
Sekuat tenaga melawan.
Sekuat tenaga berpikir.
Sekuat tenaga mengeluarkan tenaga.
Aku hanya bisa diam, tertunduk dan menangis.
Kukira aku bisa berdiri lalu berjalan ternyata aku salah.
Aku hanya duduk.
Aku tak pernah bergerak ataupun beranjak.
Ternyata aku hanya seorang yang lumpuh.
Wednesday, July 1, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

1 comment:
Lumpuh ?.
Ngak segitu-gitu amat kaleeeee.
Lihatlah dari sisi lain
Bukan hanya dari sisi aku
Dibalik langit ada langit dan dibaliknya lagi masih ada juga langit.
Sesuatu tidak berhenti hanya sampai di aku saja.
waktu akan menjawab semuanya.
Nyambung ngak sih.
he-he-he
Post a Comment