ditinggalkan.
disaat menumpuk semuanya pergi.
disaat diam, dia diam.
disaat berisik, dia berisik.
saat air mata jatuh, dia menambahnya.
disaat sesal datang, dia menambahnya.
kalau memang harus hilang, silahkan.
pergi.
semuanya memang harus kembali kepada awal.
tidak ada akhir.
akhir adalah awal.
disaat rasa membengkak dan ingin berteriak, dia tidak pernah ada.
disaat susah melepaskan, dia pergi.
disaat semuanya indah, indah tak ada.
menambah kebingungan.
menambah jam kelelahan.
terus berpikir dan berpikir, harus bagaimana?
tak ada penyelesaian dari aku sendiri.
tak tau kapan akhir ini semua.
kita bersama menunggu untuk ketidakjelasan.
pergilah kalau memang harus pergi.
bukan karena kita tapi karena aku.
Monday, May 18, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

1 comment:
Ngak usah resah
Ngak usah gelisah
Apalagi disesali
Bukankah diri terlahir
hanya sendiri
Post a Comment