ditinggalkan.
disaat menumpuk semuanya pergi.
disaat diam, dia diam.
disaat berisik, dia berisik.
saat air mata jatuh, dia menambahnya.
disaat sesal datang, dia menambahnya.
kalau memang harus hilang, silahkan.
pergi.
semuanya memang harus kembali kepada awal.
tidak ada akhir.
akhir adalah awal.
disaat rasa membengkak dan ingin berteriak, dia tidak pernah ada.
disaat susah melepaskan, dia pergi.
disaat semuanya indah, indah tak ada.
menambah kebingungan.
menambah jam kelelahan.
terus berpikir dan berpikir, harus bagaimana?
tak ada penyelesaian dari aku sendiri.
tak tau kapan akhir ini semua.
kita bersama menunggu untuk ketidakjelasan.
pergilah kalau memang harus pergi.
bukan karena kita tapi karena aku.
Monday, May 18, 2009
Sunday, May 17, 2009
untitled
semuanya datang dan pergi.
datang sangat lama dan akhirnya harus pergi.
mengumandangkan perjuangan tetapi tak pernah berjuang.
lelah tanpa berjuang.
bertahan dari perjuangan.
hanya belum waktunya untuk diutarakan.
tali itu masih terlalu tipis.
kekurangan dan keanehan menghantui.
ingin mengakhiri semua tetapi tak boleh.
penerimaan yang indah saat diucapkan.
berikan suatu ketenangan saat gemerincing terus berbunyi.
berikan suatu kedamaian saat diam itu datang.
bukan kesabaran tetapi pengertian.
berhenti untuk bersabar tetapi tolonglah untuk melihat.
tak mudah menjalani beberapa kehidupan.
tak mudah menjalaninya sendiri.
hidup mencakup segalanya.
tak mungkin dipisah dari satu sama lain, tak mungkin.
datang sangat lama dan akhirnya harus pergi.
mengumandangkan perjuangan tetapi tak pernah berjuang.
lelah tanpa berjuang.
bertahan dari perjuangan.
hanya belum waktunya untuk diutarakan.
tali itu masih terlalu tipis.
kekurangan dan keanehan menghantui.
ingin mengakhiri semua tetapi tak boleh.
penerimaan yang indah saat diucapkan.
berikan suatu ketenangan saat gemerincing terus berbunyi.
berikan suatu kedamaian saat diam itu datang.
bukan kesabaran tetapi pengertian.
berhenti untuk bersabar tetapi tolonglah untuk melihat.
tak mudah menjalani beberapa kehidupan.
tak mudah menjalaninya sendiri.
hidup mencakup segalanya.
tak mungkin dipisah dari satu sama lain, tak mungkin.
sunday night
mencoba dan terus mencoba.
mencoba bertahan dari perang yang terjadi.
bersembunyi dari tempat persembunyian.
menutup telinga dari suara tembakan.
terus memutar otak untuk mencari perdamaian.
berjalan dan berlari hingga berkejaran dengan waktu.
kaki tak dapat berhenti untuk mencari tempat persembunyian.
kaki terus mencari tempat berpijak.
hingga tak sempat untuk terlelap.
ketakutan selalu datang saat tertangkap dengan panglima perang.
was-was saat berbicara dengan panglima perang.
bergidik tajam saat setiap kata darinya terlontar.
terus memutar otak untuk mencari perdamaian.
perang yang tak seharusnya terjadi.
perang yang hanya karena ketamakan.
perang yang hanya karena kekelaman.
perang karena ego.
berusaha untuk berdamai tetapi tak bisa.
mereka mengatakannya seperti itu.
dan perang terus terjadi.
prajurit selalu menjadi korban kematian.
panglima perang tak pernah perduli akan prajuritnya.
bukan hanya masalah perut atau kantong sebenarnya.
masalah hidup dan mati sebenarnya.
terus memaksa prajurit untuk berlatih.
hanya berlatih sampai mati.
melibatkan prajurit tetapi tak pernah dianggap.
intinya,prajurit hanya mendengar omong kosong panglima lalu terbunuh.
malangnya nasib prajurit karena tak ada yg mengerti.
prajurit hanya menjalankan perintah dan rela untuk mati.
semua berpusat kepada panglima dan prajurit mati perlahan-lahan.
selamat tinggal!
mencoba bertahan dari perang yang terjadi.
bersembunyi dari tempat persembunyian.
menutup telinga dari suara tembakan.
terus memutar otak untuk mencari perdamaian.
berjalan dan berlari hingga berkejaran dengan waktu.
kaki tak dapat berhenti untuk mencari tempat persembunyian.
kaki terus mencari tempat berpijak.
hingga tak sempat untuk terlelap.
ketakutan selalu datang saat tertangkap dengan panglima perang.
was-was saat berbicara dengan panglima perang.
bergidik tajam saat setiap kata darinya terlontar.
terus memutar otak untuk mencari perdamaian.
perang yang tak seharusnya terjadi.
perang yang hanya karena ketamakan.
perang yang hanya karena kekelaman.
perang karena ego.
berusaha untuk berdamai tetapi tak bisa.
mereka mengatakannya seperti itu.
dan perang terus terjadi.
prajurit selalu menjadi korban kematian.
panglima perang tak pernah perduli akan prajuritnya.
bukan hanya masalah perut atau kantong sebenarnya.
masalah hidup dan mati sebenarnya.
terus memaksa prajurit untuk berlatih.
hanya berlatih sampai mati.
melibatkan prajurit tetapi tak pernah dianggap.
intinya,prajurit hanya mendengar omong kosong panglima lalu terbunuh.
malangnya nasib prajurit karena tak ada yg mengerti.
prajurit hanya menjalankan perintah dan rela untuk mati.
semua berpusat kepada panglima dan prajurit mati perlahan-lahan.
selamat tinggal!
Monday, May 4, 2009
another side of this part
Semuanya baik-baik dan kebetulan saja.
Semuanya hanya perkiraan.
Semuanya hanya terjadi.
Bermula entah kapan dan entah bagaimana.
Bingung saat dihadapkan kepada sebuah kebenaran.
Kegilaan pertama dan mutlak.
Bertahun-tahun sudah.
Diberikan suatu jawaban dari oranglain.
Oranglain yang memang tak brarti dan tak ada di hidupku tapi ada yang berbeda.
Perbedaan besar baru saja bangun tapi aku tak sadar.
Dia yang membangunkan dengan semua pertanyaan.
Bukan perasaan indah.
Bukan perasaan romantis.
Perasaan takut dan gelisah.
Perasaan menolak tetapi terus datang.
Tetap bertanya dan tiada henti pertanyaan datang.
Memutar otak tetapi tak ada jawaban disana.
Berdoa dan bertelut mengharapkan jawaban.
1 jawaban : ikhlas.
tak berarti menjadi sangat berarti saat bersyukur.
Bersyukur untuk semua yang didapat.
Bersyukur untuk kelebihan yg aneh.
Untuk semua keanehan, sudah kusyukuri.
Dia ada di prputaran hidup sekarang.
Semuanya hanya perkiraan.
Semuanya hanya terjadi.
Bermula entah kapan dan entah bagaimana.
Bingung saat dihadapkan kepada sebuah kebenaran.
Kegilaan pertama dan mutlak.
Bertahun-tahun sudah.
Diberikan suatu jawaban dari oranglain.
Oranglain yang memang tak brarti dan tak ada di hidupku tapi ada yang berbeda.
Perbedaan besar baru saja bangun tapi aku tak sadar.
Dia yang membangunkan dengan semua pertanyaan.
Bukan perasaan indah.
Bukan perasaan romantis.
Perasaan takut dan gelisah.
Perasaan menolak tetapi terus datang.
Tetap bertanya dan tiada henti pertanyaan datang.
Memutar otak tetapi tak ada jawaban disana.
Berdoa dan bertelut mengharapkan jawaban.
1 jawaban : ikhlas.
tak berarti menjadi sangat berarti saat bersyukur.
Bersyukur untuk semua yang didapat.
Bersyukur untuk kelebihan yg aneh.
Untuk semua keanehan, sudah kusyukuri.
Dia ada di prputaran hidup sekarang.
Friday, May 1, 2009
feeling connected
Lagi ngobrol, nongkring, ketawa-ketawa.
Tiba-tiba perasaan ga sesuai dgn tindakan.
Panik, gelisah, takut.
Jantung berdegup jauh lebih cepet.
Bahkan menangis bersama dengan perasaan asli berbeda.
Langsung ambil handphone.
Mengetik sesuatu di ym atau sms.
"Lo kenapa? Something wrong?"
Dikirim.
Ga lama balasannya datang.
"Gue kenapa-kenapa. Tolong gue!"
Ngautis di depan hp ampe semuanya fine.
Being a great listener and reader.
Hanya itu. Jalur hidup sedikit bertambah.
Tiba-tiba perasaan ga sesuai dgn tindakan.
Panik, gelisah, takut.
Jantung berdegup jauh lebih cepet.
Bahkan menangis bersama dengan perasaan asli berbeda.
Langsung ambil handphone.
Mengetik sesuatu di ym atau sms.
"Lo kenapa? Something wrong?"
Dikirim.
Ga lama balasannya datang.
"Gue kenapa-kenapa. Tolong gue!"
Ngautis di depan hp ampe semuanya fine.
Being a great listener and reader.
Hanya itu. Jalur hidup sedikit bertambah.
Subscribe to:
Comments (Atom)
